Apa Itu Plugin?
Kalau kamu baru kenal sama WordPress, pasti sering dengar kata “plugin” kan? Dan wajar juga kalau kamu bertanya-tanya apa itu plugin. Tenang aja, karena di artikel kali ini aku bakal kupas apa itu plugin dan manfaat-manfaat yang bisa kamu dapatkan kalau pakai jenis-jenis plugin yang bakal aku rekomendasiin.
Analoginya plugin itu kaya aplikasi tambahan di HP. Kalau kamu beli HP baru kan isinya masih kosong, atau sekalipun ada aplikasinya paling isinya itu-itu doang, plus masih ada hal-hal yang belum tentu bisa kamu lakuin. Nah, biar Hp makin canggih, kamu harus install tuh aplikasi-aplikasi lain. Sama kaya WordPress, biar lebih canggih dan mudah dipermak, kamu perlu install plugin-plugin tertentu.
Dengan menginstall plugin website kamu bisa jadi lebih cakep, mudah didesain, dan mudah juga diotak-atik. Adanya plugin juga bisa memudahkan pemilik website desain sendiri, meski nggak punya kemampuan coding sama sekali. Tapi, perlu hati-hati juga ya. Jangan kebanyakan install plugin karena bisa bikin website jadi lemot. Pilih yang benar-benar kamu butuhin aja biar tetap ringan.
4 Rekomendasi Plugin WordPress untuk Pemula
Aku punya 4 rekomendasi plugin WordPress terbaik untuk pemula. Masing-masing plugin ini punya fungsi dan manfaat berbeda. Ada yang bisa dipakai buat bikin form kotak, ada juga yang bisa bantu naikin skor SEO website kamu. Biar lebih jelas yuk, simak 4 rekomendasi plugin WordPress berikut:
1. Plugin WPForms

Rekomendasi plugin WordPress yang pertama adalah WPForms. Plugin satu ini gunanya ya buat bikin form, misal form registrasi yang ada kotak-kotaknya. Pemakaiannya juga gampang, kamu cuma perlu drag and drop aja buat nyusunnya.
Menariknya ada banyak template form yang bisa langsung kamu modifikasi sesuai selera, bahkan langsung dipakai juga tetep kece. Template form ini juga otomatis responsif dan bisa menyesuaikan tampilan HP, tablet, juga laptop. Kalau khawatir sama SPAM kamu juga bisa pakai fitur CAPTCHA buat cegah. Kalau form yang mau kamu bikin di tahap bisa bisa banget full gratis, tapi kalau udah mau bikin form yang lebih canggih, baru deh kamu harus pakai yang versi premiun.
2. Plugin Yoast SEO

Rekomendasi plugin WordPress selanjutnya adalah Yoast SEO, gunanya buat bantu memunculkan website di halaman utama Google. Plugin satu ini bisa bantu kamu analisis apakah tulisan kamu, atau halaman website kamu udah SEO friendly atau belum.
Yoast SEO juga menawarkan fitur sitemap otomatis, jadi kamu nggak perlu ribet susun sendiri. Kekurangannya, kalau yang versi gratis cuma bisa analisis satu keyword aja, jadi ada limit nya. Tapi tenang aja, kalau kamu masih di tahap belajar, maka pakai fitur gratis sudah lebih dari cukup. Karena fitur gratisnya udah sangat membantu mengenalkan pemula dengan konsep-konsep SEO.
4. Plugin Optin Monster

Rekomendasi plugin WordPress yang bagus buat pemula nomor 4 adalah Optin Monster. Plugin satu ini bisa bantu kamu narik pengunjung website jadi pelanggan. Keunggulannya bisa bikin popup, notifikasi, sampai pesan khusus supaya pengunjung website tertarik buat daftar atau beli produk tertentu.
Optin Monster juga dilengkapi fitur A/B testing, supaya kamu bisa pilih strategi mana yang lebih efektif. Seperti biasa, opsi gratisnya puya limit maksimal 500 tampilah per bulan. Kamu bisa kok upgrade ke versi premium buat akses fitur lebih lengkapnya.
5.Plugin Elementor

Terakhir ada Elementor. Plugin ini bisa bantu kamu desain website pakai cara paling gampang. Cukup drag and drop, kamu bisa tuh custom tampilan website sesuai selera. Untuk versi gratis fiturnya memang terbatas, dan cukup berat kalau jarang dioptimalkan. Kabar baiknya, sekalipun fitur gratis terbatas masih bisa membantu pemula belajar dan mengerti cara kustomisasi website lebih lanjut pakai elementor.
Intinya plugin tuh kaya aplikasi pelengkap di WordPress, karena dengan adanya plugin website WordPress kamu bisa jadi makin cakep dan menarik. Buat kamu yang masih pemula, paling cocok coba 4 plugin di atas buat latihan. Baru deh, kalau udah makin jago, bisa naikin serwa ke premium.