3 Tips Jadi Figma Expert: Kuasai Hi-Fi, Dokumentasi, & Desain Lanjutan

Sejumlah tips jadi Figma expert merupakan topik menarik bagi kamu yang suka sama dunia UI/UX design. Pasalnya, Figma jadi salah satu alat yang sangat powerfull  buat bikin desain UI/UX, jadi ningkatin kemampuan sampai level expert sangat-sangat diperlukan.

Kabar baiknya, kalau kamu udah jago pakai Figma buat bikin desain antar muka, kamu ada di jalur yang bener. Tapi skill drag & drop aja masih kurang cukup buat mencapai level expert. Di artikel ini bakal dikupas mendalam 3 tips utama yang bisa kamu praktekkan biar jadi seorang Figma Expert. Penasaran apa aja tips nya, let’s check this out.

3 Tips Jadi Figma Expert

1. Kuasai Hi-Fi Interaction & Animation

Tips jadi Figma expert yang pertama adalah  menguasai Hi-Fi (High Fidelity) Interaction & Animation. Pertanyaannya apa itu Hi-Fi Interaction & Animation? Gampangnya semacam teknik biar desain kamu mendekati bentuk akhir aplikasi beneran. Yup, kalau bisa lengkap juga sama interaksi plus animasi yang detail.

Karena pada praktiknya,  desain nggak melulu soal tampilan. Pada level expert, kamu harus bisa buat desain yang tampak interaktif, dinamis, dan tampak realistis. Ada 3 langkah mudah biar kamu bisa terapin Hi-Fi Interaction & Animation:

  1. Interaksi Realistis: Kamu bisa bikin tombol yang berubah warna atau berubah ukuran pas diklik, dropdown yang muncul saat di-hover, atau navigasi antar halaman yang super  smooth. Ini bikin pengguna merasa seperti sedang menggunakan produk yang nyata.
  1. Animasi Menarik: Animasi bukan sekadar efek visual, tapi juga berfungsi sebagai feedback bagi pengguna. Figma memungkinkan kamu menambahkan animasi saat elemen muncul, menghilang, berpindah posisi, dan banyak lagi.
  1. Prototyping Realistis: Dengan Smart Animate dan interaction triggers, kamu bisa bikin flow antar halaman yang realistis banget.

2.  Dokumentasi Desain

Tips jadi Figma expert selanjutnya adalah bikin dokumentasi desain. Dokumentasi bisa jadi jembatan utama buat desainer, developer, dan tim produk. Makannya, dokumentasi yang jelas sangat penting, karena tanpa dokumentasi yang memadai, desain kamu bisa disalah artikan bahkan berpotensi bikin pengembangan jadi berantakan.

Supaya proses dokumentasi kamu berjalan dengan baik perhatikan point berikut:

  1. Deskripsi yang Jelas: Tulis penjelasan fungsi dari setiap komponen UI. Misalnya, kenapa kamu pakai warna tertentu, apa fungsinya, dan bagaimana elemen itu akan merespon interaksi user. Ini membantu tim teknis lebih cepat menangkap maksud desainmu.
  1. Panduan Penggunaan: Jelaskan aturan mainnya, kapan pakai tombol primer, kapan pakai tombol sekunder, bagaimana mengatur spasi antar elemen, dan sebagainya. Ini penting untuk menjaga konsistensi desain di seluruh aplikasi.
  1. Update Berkala: Dokumentasi bukan sesuatu yang “sekali jadi”. Kalau ada revisi desain atau penambahan fitur, jangan lupa update dokumentasinya juga. Tujuannya supaya semua tim tetap berada di halaman yang sama.

3. Peningkatan Desain

Tips jadi Figma expert satu ini kadang masih diremehkan, padahal desain nggak melulu soal estetika. Tetapi kemampuan buat berkembang dan beradaptasi. Jadi, mau-nggak mau, kamu harus meningkatkan kemampuan desain dengan banyak belajar dan berinovasi. Supaya peningkatan desain kamu berjalan sesuai harapan lakukan 3 hal ini:

  1. Feedback & LIterasi: Kumpulkan umpan balik dari user, tim, atau stakeholder. Dari situ, kamu bisa tahu bagian mana yang butuh perbaikan. Figma bisa membantu   kamu melakukan revisi dengan cepat dan mudah, jadi cocok buat desain interaktif.
  2. Eksperimen dengan Fitur Baru: Figma terus berkembang. Jadi kamu pun harus berkembang dengan cobain fitur-fitur barunya. Hal semacam ini bisa bantu kamu menyederhanakan workflow dan nemuin pendekatan desain baru.
  3. Belajar dari Desainer Lain: Pantau terus tren desain dari komunitas. Kamu bisa lihat inspirasi dari Figma Community, Dribbble, atau Behance. Amati apa yang bikin desain-desain itu menarik dan coba aplikasikan ke proyek kamu sendiri.

Nah, itu tadi 3 tips jadi Figma expert yang bisa kamu cobain. Intinya jadi pengguna Figma nggak cukup cuma tahu tools aja. Kamu juga harus ngerti dan bisa bikin komunikatif, fungsional, dan selalu update dengan trend desain terkini.

Traditional vs Digital Marketing
By Special Skill Indonesia
| 28 November 2025

Ada banyak cara untuk menarik perhatian audiens, dan salah satu yang paling penting dalam dunia bisnis adalah lewat..

Konsep Digital Marketing
By Special Skill Indonesia
| 28 November 2025

Di era digital seperti sekarang, hampir semua aktivitas manusia terhubung dengan internet, mulai dari mencari informasi, berbelanja, hingga..

By Special Skill Indonesia
| 28 November 2025

Kalau kamu yang suka  ngulik desain pakai Figma, ada beberapa shortcut penting yang bisa bikin workflow kamu makin..

Special Skill Indonesia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top