{"id":3831,"date":"2026-09-28T06:40:31","date_gmt":"2026-09-28T06:40:31","guid":{"rendered":"https:\/\/specialskill.id\/article\/?p=3831"},"modified":"2026-09-28T06:40:32","modified_gmt":"2026-09-28T06:40:32","slug":"landing-page-vs-website","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/","title":{"rendered":"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Harus Menggunakan Keduanya?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Landing Page vs Website<\/strong> sering menjadi pertanyaan ketika seseorang mulai membangun kehadiran digital untuk bisnis. Keduanya sama-sama hadir di internet dan bisa membantu bisnis memperkenalkan produk maupun layanan. Namun, fungsi, struktur, dan tujuan penggunaannya berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Website menyediakan ruang yang lebih luas untuk menampilkan berbagai informasi, seperti profil bisnis, layanan, produk, blog, hingga kontak. Sementara itu, <em>landing page<\/em> biasanya berfokus pada satu tujuan tertentu, misalnya mengajak pengunjung mengisi formulir, mendaftar, membeli produk, atau melakukan tindakan lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, kamu tidak cukup menentukan pilihan hanya berdasarkan tampilan. Kamu perlu melihat <strong>tujuan halaman, kebutuhan bisnis, jenis pengunjung, dan tindakan yang ingin dilakukan setelah seseorang membuka halaman tersebut<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Landing Page dan Website Itu Apa?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membahas <strong>landing page vs website<\/strong> lebih jauh, kamu perlu memahami pengertian keduanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em><a href=\"https:\/\/unbounce.com\/conversion-glossary\/definition\/landing-page\/\">Landing page<\/a><\/em> merupakan halaman web yang dibuat khusus untuk mendukung kampanye, promosi, atau tujuan tertentu. Halaman ini biasanya mengarahkan pengunjung menuju satu tindakan utama atau <em>call to action<\/em> (CTA). Contohnya, bisnis dapat membuat <em>landing page<\/em> untuk menawarkan produk, mengumpulkan <em>leads<\/em>, mengajak orang mendaftar webinar, atau memberikan materi tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Website memiliki cakupan yang lebih luas. Sebuah website dapat memiliki <em>homepage<\/em>, halaman produk, halaman layanan, profil perusahaan, blog, halaman kontak, dan berbagai halaman lainnya. Pengunjung dapat berpindah dari satu halaman ke halaman lain untuk mencari informasi sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu juga perlu membedakan website dengan <em>homepage<\/em>. <strong><em>Homepage<\/em> merupakan salah satu halaman dalam website<\/strong>, bukan keseluruhan website. Biasanya, <em>homepage<\/em> memperkenalkan <em>brand<\/em> dan membantu pengunjung menemukan bagian lain dari situs. <em>Unbounce<\/em> juga membedakan <a href=\"https:\/\/unbounce.com\/landing-page-articles\/whats-the-difference-between-a-landing-page-and-a-homepage\/\"><em>homepage<\/em><\/a> sebagai pintu masuk yang mendorong eksplorasi, sedangkan <em>landing page<\/em> memiliki fokus yang lebih spesifik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"559\" src=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/1.-landing-page-vs-website-1024x559-1.webp\" alt=\"1. landing page vs website\" class=\"wp-image-3832\" srcset=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/1.-landing-page-vs-website-1024x559-1.webp 1024w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/1.-landing-page-vs-website-300x164-1.webp 300w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/1.-landing-page-vs-website-766x418-1.webp 766w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/1.-landing-page-vs-website-1536x838-1.webp 1536w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/1.-landing-page-vs-website-2048x1117-1.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Landing Page vs Website, Apa Bedanya?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan utama dalam <strong>landing page vs website<\/strong> terletak pada tujuan dan fokusnya. Website memberikan lebih banyak pilihan kepada pengunjung, sedangkan <em>landing page<\/em> mengarahkan perhatian pada satu penawaran atau tindakan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Aspek<\/th><th>Landing Page<\/th><th>Website<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Tujuan<\/td><td>Mendorong tindakan spesifik<\/td><td>Menyediakan informasi yang lebih luas<\/td><\/tr><tr><td>Fokus<\/td><td>Satu penawaran atau CTA utama<\/td><td>Beragam informasi dan fungsi<\/td><\/tr><tr><td>Navigasi<\/td><td>Biasanya lebih terbatas<\/td><td>Umumnya memiliki menu dan banyak halaman<\/td><\/tr><tr><td>Isi<\/td><td>Spesifik sesuai tujuan<\/td><td>Lebih luas dan beragam<\/td><\/tr><tr><td>Penggunaan<\/td><td>Kampanye, promosi, atau <em>lead generation<\/em><\/td><td>Profil bisnis, layanan, blog, toko online, dan lainnya<\/td><\/tr><tr><td>Audiens<\/td><td>Dapat disesuaikan dengan kampanye<\/td><td>Lebih luas dan beragam<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada <em>landing page<\/em>, setiap elemen biasanya mendukung tujuan utama halaman. Misalnya, sebuah bisnis menjalankan iklan untuk mempromosikan kursus online. Bisnis tersebut dapat mengarahkan calon pelanggan ke halaman khusus yang berisi manfaat kursus, materi, harga, testimoni, dan tombol pendaftaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Website memberikan pengalaman yang berbeda. Pengunjung bisa membaca profil perusahaan, melihat layanan lain, membuka artikel blog, mencari informasi kontak, atau mempelajari produk yang berbeda. Struktur tersebut cocok ketika bisnis ingin menyediakan sumber informasi yang lebih lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, ketika membandingkan <strong>landing page vs website<\/strong>, jangan hanya melihat jumlah halaman. Pertimbangkan juga <strong>apa yang ingin kamu capai dari pengunjung<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/2025\/06\/26\/tips-cerdas-memilih-hosting-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Website dan Hosting serta Tips Cerdas Memilih Hosting Terbaik<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kapan Sebaiknya Menggunakan Landing Page?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Landing page<\/em> cocok ketika kamu memiliki tujuan yang spesifik. Kamu dapat menyesuaikan isi halaman dengan kampanye, produk, layanan, atau kelompok audiens tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menjalankan kampanye iklan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, kamu menjalankan iklan untuk mempromosikan sebuah kursus online. Kamu bisa mengarahkan pengunjung langsung ke <em>landing page<\/em> khusus kursus tersebut daripada mengirim mereka ke homepage.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halaman tersebut dapat menjelaskan manfaat kursus, materi yang tersedia, harga, dan informasi pendaftaran. Setelah memahami penawarannya, pengunjung bisa langsung memilih tindakan yang tersedia, seperti mendaftar atau menghubungi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara ini juga membantu menjaga hubungan antara pesan iklan dan halaman tujuan. Jika iklan menawarkan satu produk, halaman tujuan dapat langsung membahas produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menawarkan satu produk atau layanan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis yang memiliki banyak produk juga bisa menggunakan <em>landing page<\/em> untuk kampanye tertentu. Contohnya, sebuah toko online memiliki puluhan produk, tetapi sedang memberikan promo khusus untuk satu produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kondisi tersebut, bisnis dapat membuat halaman khusus yang menjelaskan produk dan promonya. Pengunjung tidak perlu mencari produk tersebut melalui banyak menu terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mengumpulkan <em>leads<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Landing page<\/em> juga dapat membantu bisnis mengumpulkan informasi dari calon pelanggan. Salah satu contohnya adalah halaman yang menawarkan ebook gratis dengan imbalan alamat email.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halaman tersebut dapat menjelaskan manfaat ebook, memberikan gambaran tentang isinya, lalu menyediakan formulir. Dengan struktur yang fokus, pengunjung dapat memahami apa yang mereka dapatkan dan tindakan apa yang perlu mereka lakukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Meluncurkan produk atau layanan baru<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika memperkenalkan produk baru, bisnis dapat menggunakan <em>landing page<\/em> untuk menyampaikan informasi yang relevan dalam satu tempat. Halaman tersebut bisa menjelaskan masalah yang ingin diselesaikan, manfaat produk, fitur utama, hingga cara mendapatkannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, kamu tidak harus membuat <em>landing page<\/em> untuk setiap peluncuran. Pertimbangkan format ini ketika kampanye membutuhkan halaman yang fokus pada <strong>satu penawaran atau satu tindakan utama<\/strong>. Unbounce menjelaskan bahwa <em><a href=\"https:\/\/unbounce.com\/conversion-glossary\/definition\/landing-page\/\">landing page<\/a><\/em> umumnya berfungsi sebagai halaman khusus kampanye dengan satu tujuan dan CTA utama. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"559\" src=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/2.-landing-page-untuk-kampanye-digital-1024x559-1.webp\" alt=\"2. landing page untuk kampanye digital\" class=\"wp-image-3833\" srcset=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/2.-landing-page-untuk-kampanye-digital-1024x559-1.webp 1024w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/2.-landing-page-untuk-kampanye-digital-300x164-1.webp 300w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/2.-landing-page-untuk-kampanye-digital-766x418-1.webp 766w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/2.-landing-page-untuk-kampanye-digital-1536x838-1.webp 1536w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/2.-landing-page-untuk-kampanye-digital-2048x1117-1.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kapan Website Lebih Dibutuhkan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Website lebih cocok ketika bisnis membutuhkan <strong>pusat informasi digital yang lengkap<\/strong>. Pengunjung tidak selalu datang dengan tujuan membeli atau mendaftar. Mereka mungkin ingin mengenal brand terlebih dahulu, membandingkan layanan, membaca informasi, atau mencari kontak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu dapat mempertimbangkan website ketika ingin:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>memperkenalkan brand atau perusahaan;<\/li>\n\n\n\n<li>menampilkan berbagai produk dan layanan;<\/li>\n\n\n\n<li>menyediakan blog atau pusat informasi;<\/li>\n\n\n\n<li>menampilkan portofolio;<\/li>\n\n\n\n<li>menyediakan informasi kontak;<\/li>\n\n\n\n<li>membangun kehadiran digital jangka panjang;<\/li>\n\n\n\n<li>menyediakan fitur yang membutuhkan banyak halaman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, sebuah agensi digital mungkin memiliki homepage, halaman jasa SEO, halaman pembuatan website, portofolio, blog, halaman tentang perusahaan, dan halaman kontak. Semua halaman tersebut membentuk satu website yang membantu pengunjung menemukan berbagai informasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Website juga lebih sesuai untuk kebutuhan yang membutuhkan struktur lebih kompleks. Toko online dengan banyak produk, misalnya, membutuhkan katalog, halaman produk, informasi transaksi, dan berbagai fungsi pendukung. Satu <em>landing page<\/em> tidak dapat menggantikan seluruh fungsi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/2025\/06\/26\/tips-cerdas-memilih-hosting-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Website dan Hosting serta Tips Cerdas Memilih Hosting Terbaik<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"559\" src=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/3.-perbedaan-struktur-website-dan-landing-page-1024x559-1.webp\" alt=\"3. perbedaan struktur website dan landing page\n\" class=\"wp-image-3834\" srcset=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/3.-perbedaan-struktur-website-dan-landing-page-1024x559-1.webp 1024w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/3.-perbedaan-struktur-website-dan-landing-page-300x164-1.webp 300w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/3.-perbedaan-struktur-website-dan-landing-page-766x418-1.webp 766w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/3.-perbedaan-struktur-website-dan-landing-page-1536x838-1.webp 1536w, https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/3.-perbedaan-struktur-website-dan-landing-page-2048x1117-1.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah Landing Page dan Website Bisa Digunakan Bersamaan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya <strong>bisa<\/strong>. Website dan <em>landing page<\/em> dapat menjalankan fungsi yang berbeda dalam satu strategi digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, sebuah bisnis memiliki website utama yang berisi informasi perusahaan, layanan, blog, dan kontak. Ketika bisnis menjalankan iklan untuk mempromosikan satu layanan tertentu, bisnis tersebut dapat membuat <em>landing page<\/em> khusus untuk kampanye tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alurnya bisa seperti ini:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Iklan \u2192 Landing Page \u2192 CTA \u2192 Tindakan Pengunjung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, pengunjung yang ingin mengenal bisnis secara umum dapat mengikuti alur:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Search Engine \u2192 Website \u2192 Berbagai Halaman Informasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pendekatan tersebut, website berfungsi sebagai pusat informasi, sedangkan <em>landing page<\/em> mendukung kampanye dengan tujuan yang lebih spesifik. Unbounce juga menjelaskan bahwa bisnis dapat menggunakan <em><a href=\"https:\/\/unbounce.com\/landing-pages\/create-landing-page-without-website\/\">landing page<\/a><\/em> tanpa website lengkap dalam kondisi tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/06\/12\/belajar-digital-marketing\/\">Belajar Digital Marketing: Mulai dari SEO, Ads, atau Sosial Media?<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jadi, Pilih Landing Page atau Website?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban <strong>landing page vs website<\/strong> kembali pada kebutuhan yang ingin kamu penuhi. Jangan memilih hanya karena salah satunya terlihat lebih sederhana atau lebih modern.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pilih <em>landing page<\/em> ketika kamu memiliki <strong>satu kampanye, penawaran, atau tindakan utama<\/strong> yang ingin kamu dorong. Contohnya adalah pendaftaran webinar, pengumpulan <em>leads<\/em>, promosi produk tertentu, atau kampanye iklan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, pilih website ketika kamu membutuhkan <strong>ruang digital yang lebih lengkap<\/strong> untuk memperkenalkan brand, menyediakan berbagai informasi, menampilkan banyak layanan, atau membangun kehadiran online dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Kebutuhan<\/th><th>Pilihan yang relevan<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Memperkenalkan brand<\/td><td>Website<\/td><\/tr><tr><td>Menampilkan banyak layanan<\/td><td>Website<\/td><\/tr><tr><td>Menjalankan kampanye iklan tertentu<\/td><td>Landing page<\/td><\/tr><tr><td>Menjual satu penawaran khusus<\/td><td>Landing page<\/td><\/tr><tr><td>Mengumpulkan <em>leads<\/em> dari kampanye<\/td><td>Landing page<\/td><\/tr><tr><td>Menyediakan blog dan berbagai informasi<\/td><td>Website<\/td><\/tr><tr><td>Menampilkan banyak produk<\/td><td>Website<\/td><\/tr><tr><td>Menjalankan website sekaligus kampanye khusus<\/td><td>Website + landing page<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhirnya, kamu tidak selalu harus memilih salah satunya. Website dan <em>landing page<\/em> dapat saling melengkapi selama masing-masing memiliki tujuan yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membuat halaman, tentukan terlebih dahulu <strong>apa yang ingin dilakukan pengunjung setelah membukanya<\/strong>. Jika mereka perlu menjelajahi berbagai informasi, website dapat menyediakan ruang tersebut. Jika kamu ingin mengarahkan mereka pada satu tindakan tertentu, <em>landing page<\/em> dapat memberikan fokus yang lebih jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memahami <strong>perbedaan landing page dan website<\/strong>, kamu bisa memilih struktur yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, kampanye, dan pengalaman pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Landing page dan website memiliki fungsi, struktur, dan tujuan yang berbeda. Website menyediakan ruang yang luas dan komprehensif untuk profil bisnis, layanan, blog, hingga kontak guna membangun kehadiran digital jangka panjang. Sebaliknya, landing page dirancang fokus pada satu tujuan spesifik atau kampanye promosi tertentu dengan satu ajakan bertindak (Call to Action \/ CTA) utama. Bisnis dapat menggunakan keduanya secara bersamaan\u2014website sebagai pusat informasi digital dan landing page untuk mendongkrak konversi kampanye iklan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3836,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[21],"tags":[226,134,224,227,79,153,225],"class_list":["post-3831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-web-development","tag-bisnis-online","tag-digital-marketing","tag-landing-page","tag-strategi-digital","tag-ui-ux-design","tag-web-development","tag-website"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Digunakan?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Landing page vs website punya fungsi berbeda. Kenali perbedaannya dan pahami kapan bisnis membutuhkan landing page, website, atau keduanya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Digunakan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Landing page vs website punya fungsi berbeda. Kenali perbedaannya dan pahami kapan bisnis membutuhkan landing page, website, atau keduanya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Special Skill Article\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-28T06:40:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-28T06:40:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/landing-page-vs-website.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"690\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"388\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Special Skill Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Special Skill Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Special Skill Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5a70cc85ea3b0d24c7fc30f0bfd00fec\"},\"headline\":\"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Harus Menggunakan Keduanya?\",\"datePublished\":\"2026-09-28T06:40:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-28T06:40:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/\"},\"wordCount\":1275,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/09\\\/landing-page-vs-website.webp\",\"keywords\":[\"Bisnis Online\",\"digital marketing\",\"Landing Page\",\"Strategi Digital\",\"UI\\\/UX Design\",\"Web Development\",\"Website\"],\"articleSection\":[\"Web Development\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/\",\"name\":\"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Digunakan?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/09\\\/landing-page-vs-website.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-28T06:40:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-28T06:40:32+00:00\",\"description\":\"Landing page vs website punya fungsi berbeda. Kenali perbedaannya dan pahami kapan bisnis membutuhkan landing page, website, atau keduanya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/09\\\/landing-page-vs-website.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/09\\\/landing-page-vs-website.webp\",\"width\":690,\"height\":388,\"caption\":\"Ilustrasi perbandingan desain antara landing page dan website untuk artikel digital marketing.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/2026\\\/09\\\/28\\\/landing-page-vs-website\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Harus Menggunakan Keduanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/\",\"name\":\"Special Skill Article\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#organization\",\"name\":\"Special Skill Article\",\"url\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/06\\\/cropped-Logo-SS-.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/06\\\/cropped-Logo-SS-.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Special Skill Article\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5a70cc85ea3b0d24c7fc30f0bfd00fec\",\"name\":\"Special Skill Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac2b128007e6729200fa8ea2218a6d997a793de871ecd161894a752dbc5fdd6c?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac2b128007e6729200fa8ea2218a6d997a793de871ecd161894a752dbc5fdd6c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac2b128007e6729200fa8ea2218a6d997a793de871ecd161894a752dbc5fdd6c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Special Skill Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/specialskill.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/specialskill.id\\\/article\\\/author\\\/specialskillid\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Digunakan?","description":"Landing page vs website punya fungsi berbeda. Kenali perbedaannya dan pahami kapan bisnis membutuhkan landing page, website, atau keduanya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Digunakan?","og_description":"Landing page vs website punya fungsi berbeda. Kenali perbedaannya dan pahami kapan bisnis membutuhkan landing page, website, atau keduanya.","og_url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/","og_site_name":"Special Skill Article","article_published_time":"2026-09-28T06:40:31+00:00","article_modified_time":"2026-09-28T06:40:32+00:00","og_image":[{"width":690,"height":388,"url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/landing-page-vs-website.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Special Skill Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Special Skill Indonesia","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/"},"author":{"name":"Special Skill Indonesia","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#\/schema\/person\/5a70cc85ea3b0d24c7fc30f0bfd00fec"},"headline":"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Harus Menggunakan Keduanya?","datePublished":"2026-09-28T06:40:31+00:00","dateModified":"2026-09-28T06:40:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/"},"wordCount":1275,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/landing-page-vs-website.webp","keywords":["Bisnis Online","digital marketing","Landing Page","Strategi Digital","UI\/UX Design","Web Development","Website"],"articleSection":["Web Development"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/","url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/","name":"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Digunakan?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/landing-page-vs-website.webp","datePublished":"2026-09-28T06:40:31+00:00","dateModified":"2026-09-28T06:40:32+00:00","description":"Landing page vs website punya fungsi berbeda. Kenali perbedaannya dan pahami kapan bisnis membutuhkan landing page, website, atau keduanya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#primaryimage","url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/landing-page-vs-website.webp","contentUrl":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/landing-page-vs-website.webp","width":690,"height":388,"caption":"Ilustrasi perbandingan desain antara landing page dan website untuk artikel digital marketing."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/2026\/09\/28\/landing-page-vs-website\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/specialskill.id\/article\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Landing Page vs Website: Apa Bedanya dan Kapan Harus Menggunakan Keduanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#website","url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/","name":"Special Skill Article","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/specialskill.id\/article\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#organization","name":"Special Skill Article","url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/06\/cropped-Logo-SS-.png","contentUrl":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/06\/cropped-Logo-SS-.png","width":512,"height":512,"caption":"Special Skill Article"},"image":{"@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/specialskill.id\/article\/#\/schema\/person\/5a70cc85ea3b0d24c7fc30f0bfd00fec","name":"Special Skill Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac2b128007e6729200fa8ea2218a6d997a793de871ecd161894a752dbc5fdd6c?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac2b128007e6729200fa8ea2218a6d997a793de871ecd161894a752dbc5fdd6c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac2b128007e6729200fa8ea2218a6d997a793de871ecd161894a752dbc5fdd6c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Special Skill Indonesia"},"sameAs":["https:\/\/specialskill.id"],"url":"https:\/\/specialskill.id\/article\/author\/specialskillid\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3831"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3855,"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3831\/revisions\/3855"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/specialskill.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}